Jasa Audit Eksternal Keuangan Akuntansi Independent KAP

Audit laporan keuangan eksternal yang bersifat independen pada dasarnya harus selalu dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk memenuhi akuntabilitas. Laporan keuangan tersebut haruslah reliabel dan valid karena nantinya akan dilaporkan ke pemerintah, pemberi dana, karyawan, pengurus, dan juga kreditor.


Oleh sebab itu, adanya audit eksternal yang menyeluruh akan laporan keuangan haruslah dilakukan supaya penyajian dari laporan sesuai dengan aturan dan prinsip akuntansi yang telah berlaku di Indonesia.


Pengertian Audit Laporan Keuangan
Audit keuangan yang bersifat independen adalah evaluasi atau penilaian terhadap suatu organisasi, lembaga, ataupun perusahaan sehingga mereka akan memperoleh opini atau pendapat independen dari pihak ketiga terkait dengan laporan keuangan yang lengkap, wajar, relevan, akurat, serta sesuai dengan prinsip serta aturan yang berlaku. Karena audit akuntansi ini resmi dikeluarkan oleh Kantor Akuntan Publik yang sudah memiliki izin resmi. Oleh sebab itu maka biaya audit ini tidaklah murah dan disesuaikan dengan besar kecilnya perusahaan klien.


Tujuan Audit Laporan Keuangan
Jasa Audit akuntansi keuangan mempunyai tujuan untuk memperoleh keyakinan bahwa laporan keuangan yang telah disajikan organisasi, lembaga, ataupun perusahaan telah disusun sesuai dengan standar dan prinsip akuntansi yang berlaku.


Laporan keuangan tersebut tentunya juga harus menyajikan kondisi dari keuangan perusahaan yang sebenarnya pada tanggal pelaporan ataupun ketika kinerja dari manajemen pada saat periode tersebut.


Standar Pelaporan Audit Laporan
Berikut ini beberapa standari dari audit laporan keuangan:


1. Audit laporan harus mencakup laporan keuangan yang telah sesuai dengan prinsip akuntansi secara umum.
2. Audit laporan harus dapat menunjukkan segala sesuatu. Apabila tidak, maka akan terdapat ketidak konsistenan dari penerapan prinsip akuntansi di dalam menyusun laporan keuangan pada masa periode terkini apabila dibandingkan dengan masa periode sebelumnya.
3. Audit laporan harus dapat memuat pernyataan terkait dengan pendapat laporan keuangan secara keseluruhan. Apabila ternyata tidak dapat memberikan pernyataan secara keseluruhan, maka harus dicantumkan alasannya.
4. Harus mengungkapkan secara informatif dan memadai.
Fungsi Audit Laporan Keuangan
Berikut ini beberapa fungsi dari adanya audit laporan pada keuangan:
1. Dapat membuat hasil audit terhindar dari suatu kesalahpahaman.
2. Mempermudah terjadinya tindak lanjut ketika suatu perusahaan ataupun institusi tersebut memerlukan adanya tindakan perbaikan.
3. Dapat membuat hasil audit menjadi bahan di dalam perbaikan sebuah institusi yang terkait.
4. Bisa dijadikan sebagai komunikasi kepada pejabat pemerintah yang berwenang.


Manfaat Audit Laporan Keuangan
Berikut ini beberapa manfaat ketika dilakukan audit laporan pada keuangan:


1. Membuka Pintu Masuknya Sumber Pembayaran Dari Pihak Luar:
Bagi sebuah perusahaan yang telah mempunyai laporan keuangan yang telah diaudit pihak akuntan publik umumnya dapat membuka pintu masuknya pembiayaan dari pihak luar. Hal tersebut dikarenakan pihak bank akan memerlukan adanya laporan keuangan yang sudah diaudit sebagai bukti pengajuan kredit. Tentunya dengan hal ini perusahaan akan mempunyai dasar yang lebih meyakinkan untuk diberikan kepada pihak investor ataupun kreditur di dalam pengambilan keputusan pemberian kredit.


2. Mengetahui Kesalahan Dalam Catatan Keuangan
Di dalam pencatatan keuangan suatu usaha tidak selamanya akan bebas dari terjadinya kesalahan pencatatan ataupun fraud. Sehingga perlu dilakukan audit laporan keuangan oleh pihak independen supaya dapat mencari letak kesalahan pencatatan ataupun adanya fraud.


3. Memberikan Dasar yang Lebih Meyakinkan
Dengan adanya laporan keuangan yang sudah diaudit, tentunya akan memberikan dasar yang kuat terhadap pihak-pihak yang ingin menjual, menggabungkan perusahaan, ataupun yang ingin membeli.


Tahapan Audit Laporan Keuangan
Berikut ini beberapa tahapan dari audit laporan pada keuangan yang bisa Anda pelajari:


1. Penerimaan Perikatan Audit
Perikatan yang dimaksud disini adalah kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak di dalam suatu proses audit, tentunya akan terdapat kedua belah pihak, yaitu pihak perusahaan yang umumnya diwakili oleh manajemen dan juga pihak auditor.


Sebelum dilakukannya audit, maka harus sudah harus menyetujui dan membuat kesepakatan. Selanjutnya Anda atau pihak klien akan menyerahkan audit laporan keuangan ke auditor hingga pihak auditor menyanggupinya sesuai dengan kompetensi mereka.

Bentuk dari perikatan ini sudah terdapat ke dalam surat perikatan audit. Di mana tahap pertama ketika mengaudit suatu laporan keuangan adalah dengan memutuskan apakah nantinya akan menerima atau menolak pekerjaan dari audit tersebut atau tidak.


2. Perencanaan Proses Audit
Ketika sedang merencanakan proses suatu audit, maka tahapan selanjutnya adalah harus diketahui oleh auditor. Agar dapat membuat perencanaan audit, maka seorang auditor haruslah melakukan beberapa kegiatan, contohnya: memahami industri dan bisnis klien, menentukan risiko audit, mengembangkan program audit, merencanakan rencana audit, dan lain sebagainya.


3. Pelaksanaan Pengujian Audit
Setelah melakukan perencanaan audit laporan keuangan, maka selanjutnya adalah melaksanakan pengujian audit. Di tahap ini para auditor akan melakukan sebuah pengujian analitik, pengujian substantif, serta pengujian pengendalian.


Singkatnya, pengujian analitik ini telah dilakukan oleh pihak auditor dengan cara mempelajari data- data serta informasi bisnis klien serta membandingkannya dengan informasi ataupun data lain. Kemudian pengujian substantif adalah siklus audit yang bertujuan untuk menemukan adanya kesalahan yang nantinya dapat langsung memberikan pengaruh kepada laporan keuangan. Selanjutnya yang terakhir adalah pengujian pengendalian yang merupakan prosedur audit untuk melakukan verifikasi efektivitas terkait dengan pengendalian internal dari klien.


4. Pelaporan Audit
Pelaporan Audit merupakan suatu hasil dari pengerjaan audit yang sudah dikerjakan. Laporan ini sendiri berbentuk komunikasi antara pihak auditor dengan pihak lainnya sehingga jangan dibuat sembarangan.


Kemudian di dalam laporan audit keuangan harus mencakup jasa yang diberikan, lingkup audit, hasil audit, tujuan audit, objek yang diaudit, jenis opini, dan rekomendasi yang disarankan. Laporan audit sendiri pada dasarnya adalah tanggung jawab yang besar sehingga di dalam memutuskannya serta membuat laporannya haruslah hati-hati. Apabila tidak, maka nama kantor nantinya akan tercemar dan bisa memperoleh hukuman dari pihak yang berwajib.


Laporan yang Memerlukan Audit Keuangan
1. Laporan Laba Rugi
Laporan raba rugi adalah salah satu bagian laporan keuangan perusahaan pada satu periode akuntansi. Laporan ini mencakup pendapatan selama periode berjalan, dan beban, baik itu beban di luar usaha ataupun beban usaha selama periode berjalan.


Oleh sebab itu, tidak mengherankan ketika laporan laba rugi paling memerlukan adanya audit karena laporan ini nantinya akan memberikan evaluasi dari kinerja suatu perusahaan sekaligus dapat digunakan menjadi tolak ukur di dalam menghitung banyaknya besaran pajak yang nantinya harus dibayar oleh pihak perusahaan.


2. Laporan Arus Kas
Laporan arus kas merupakan laporan yang kas serta setara kas yang telah diterima serta dikeluarkan oleh suatu perusahaan dalam periode tertentu. Atau kata lainnya adalah catatan keuangan terkait dengan pengeluaran dan pemasukan suatu perusahaan dalam periode tertentu.


3. Neraca
Neraca adalah bagian dari laporan keuangan perusahaan yang memuat informasi terkait dengan kewajiban, aset, pembayan, serta modal dalam waktu tertentu. Selain itu neraca juga dapat menggambarkan aset-aset apa saja yang dimiliki oleh suatu perusahaan dan kewajibannya. Itulah sedikit informasi terkait dengan audit laporan keuangan yang dapat menambah informasi bagi Anda bagaimana pentingnya adanya audit di dalam laporan keuangan.

Dengan tarif yang tidak murah -an dan dikerjakan oleh tenaga profesional, maka hasil audit yang dikeluarkan oleh kami  tergolong akurat dan dapat dipertanggungjawabkan karena resmi dikerjakan oleh tim dari Kantor Akuntan Publik.

Quote Business

“Jangan pernah mencari konsumen untuk produkmu, namun temukan produk untuk konsumenmu.” – Seth Godins

Quote Marketing

“Tujuan memiliki perusahaan adalah mempunyai pelanggan yang, bukan hanya terbaik namun juga legendaris,” – Sam Walton

Quote Research and Development

“Kamu boleh belajar dari pesaing, namun jangan meniru, meniru maka kamu tamat,” – Jack Ma

Quote Inovation

“Ketika kamu berinovasi, kamu harus siap terhadap orang yang menyatakan kamu gila.” – Larry Ellison

Copyright © 2017 Jasa Audit Eksternal Laporan Keuangan Akuntansi Perusahaan